Menu

BPBD Bantu Korban Kebakaran di Jalan Badak Agung Desa Sumerta Kelod Kecamatan Denpasar Timur

  • Senin, 21 Juli 2014
  • 2052x Dilihat
Kebakaran di Jalan Badak Agung XI, Denpasar yang terjadi pada Rabu (16/7) lalu, menyisakan cerita pilu bagi 11 kepala keluarga (KK) yang jadi korban. Sebagian dari mereka yang ingin mudik, harus membatalkan niatnya itu. Untuk meringankan beban para korban dan pemilik usaha rongsokan itu, BPBD Kota Denpasar menyerahkan bantuan kepada para korban di Kantor Desa Sumerta Kelod, Senin (21/7) kemarin. Bantuan yang diserahkan adalah bantuan bencana dari BNPB yang disalurkan melalui BPBD Provinsi Bali, ditambah dengan bantuan dari BPBD Kota Denpasar. Bantuan diserahkan oleh Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Denpasar, Made Prapta mewakili pihak BPBD Kota dan Provinsi Bali. Adapun bantuan yang diserahkan berupa makanan kaleng, makanan tambahan gizi untuk anak, alat dapur keluarga dan family kit dari BNPB. Sementara itu, bantuan khusus dari BPBD Kota Denpasar, berupa berupakan family kit untuk keperluan harian dan bantuan selimut. Bantuan diterima oleh Kepala Desa Sumerta Kelod, I Gusti Ketut Anon Suardana yang langsung menyerahkannya kepada para korban. Dalam kesempatan itu, Made Prapta mengatakan bantuan yang diserahkan tersebut, merupakan upaya meringankan beban dari para korban untuk sementara dan berharap dapat bermanfaat. Selain itu, Prapta mengingatkan kejadian tersebut sebagai pengalaman berharga seingga harus berhati-hati terutama masalah kelistrikan karena sebagian besar kebakaran yang terjadi di Denpasar lebih banyak karena korleting listrik. ‘’Terlebih lagi, rumah yang bapak dan ibu tempati mudah terbakar. Instalasi listrik yang ada harus diperhatikan dan jangan saling tumpang dindih,’’ papar Prapta. Sementara itu, Kades Sumerta Kelod, Anon Suardana memberikan apresiasi terhadap bantuan yang diberikan kepada korban. Ditambahkannya, mengenai para korban yang berprofesi sebagai pemulung, pihak desa sebenarnya telah memantau dan merangkul mereka untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih lagi yang mengkordinir mereka karma desa yang dikenal baik warga. ‘’Kami juga berharap ini jadi pengalaman, dan ke depan tidak terjadi lagi,’’ pungkasnya. Pemilik gudang, Ketut Wargita mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan BPBD baik Kota Denpasar dan Bali. Dengan kejadian tersebut, dia dan anak buahnya akan bangkit kembali, serta akan menjadikan pengalaman tersebut guru untuk ke depan. Listrik dan instalasinya, harus diperhatikan betul. ‘’Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak desa Sumerta Kelod yang memperhatikan kami, serta merangkul para pemulung ini untuk ikut menjaga kebersihan. Kami juga sedang mempersiapkan diri sebagai bank sampah untuk warga di sini,’’ pungkasnya.